-->
Loading...

Ini Dia Manusia Paling Jenius Sepanjang Sejarah

Kita semua telah diberi akal oleh Tuhan, baik itu kepintaran, perilaku, akal, dan sebagainya. Kepintaran atau kejeniusan seseorang itu berbeda-beda. Jika berbicara tentang kepintaran atau kejeniusan sesorang, maka siapakah manusia terjenius sepanjang sejarah manusia?

Pasti yang ada dibenak kita adalah Albert Einstein, Leonardo Da Vinci, ataupun Thomas Alva Edison. Namun semua itu salah. Mereka semua memang sangat jenius, namun kejeniusan orang ini jauh lebih tinggi, bayangkan saja menurut kabar IQ orang ini melebihi 200. Jauh melebihi Einstein yang hanya memiliki IQ 160. Ya, orang ini bernama William James Sidis.

"William James Sidis 1914" by Unknown - The Sidis Archives. Licensed under Public Domain via Commons - https://commons.wikimedia.org/wiki/File:William_James_Sidis_1914.jpg#/media/File:William_James_Sidis_1914.jpg

William James Sidis lahir pada tanggal 1 April 1989 di kota New York, AS. Sidis merupakan anak dari pasangan Boris Sidis dan Sarah Sidis.

Perjalanan hidup Sidis bisa dibilang sangat luar biasa, bagaimana tidak, saat baru berumur 11 tahun saja, Sidis telah menjadi mahasiswa termuda di Harvard University, yang saat ini merupakan universitas nomor satu di dunia. Sidis lulus cumlaude pada umur 16 tahun sebagai sarjana matematika. Bahkan kabarnya Sidis juga menguasai lebih dari 200 bahasa dari seluruh dunia.

Namun malang, Sidis sempat masuk penjara lantaran mengikuti aksi demo buruh, yang mana dia menentang wajib militer pada perang dunia pertama. Akhirnya setelah sekian bulan dipenjara, keberadaan Sidis bak ditelan bumi, menghilang begitu saja. Bahkan keluarganya sendiri tidak mengetahui diaman keberadaan bocah jenius itu.

Foto William James Sidis saat masih kecil (http://www.sidis.net/wjs1b.jpg)
Belakangan diketahui, Sidis menjadi gelandangan dan hidup dari memulung besi tua. Sungguh mengharukan memang, di umur 40 tahun dia meninggalkan dunia tanpa karya yang berarti. Dia meninggal dalam keadaan terasing, miskin, dan juga tidak terawat. Sidis meninggal pada tanggal 17 Juli 1944 pada usia 46 tahun.

Jadi intinya, IQ tinggi gak menjamin hidup kita akan bahagia, malah mungkin sebaliknya, hidup kita menjadi tertekan karena banyaknya tuntutan dari orang lain.



NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Beauty World